Postingan

Ayah

 Saat dunia terasa sedang tidak ramah.  Sosok Ayah menjadikan diri untuk tidak menyerah.  Setelah dipikir-pikir, dari dulu sepertinya dirinya yang selalu menguatkan saat titik terendah. Biasanya sehari-hari lebih dekat dengan Mama, untuk cerita hal apapun. Namun, mungkin bagi anak laki-laki meski begitu dekat dengan sosok Ibu, ada hal yang mungkin bisa lebih dipahami oleh sosok Ayah. Atau juga mungkin agar Ibu kita jangan sampai ikut memikirkan masalah. Ayah dan Aku memang kita jarang banyak bicara. Tapi, selalu dirinya yang tahu lebih dulu saat anaknya sedang tidak baik-baik saja atau sedang sakit di tanah rantauan.  Sosok Ayahku mungkin bukan sosok Ayah yang sempurna untuk dijadikan role model. Namun, saat merenenungkan kembali, sisi ketidaksempurnaan Ayah yang membantuku melihat dunia dari perspektif ketidaksempurnaan yang dapat juga menjadi sempurna.

Momentum

Gambar
Saat kita sampai pada tujuan yang selama ini ingin kita dambakan, saat itu pula terkadang kita merasakan momentum dimana gravitasi bukan lagi yang menahan kita pada bumi berpijak. Momentum itu seakan memutar waktu, menunujukkan kembali bahwa bagaimana Tuhan mungkin memberikan jalan yang penuh liku dan lama bukan berarti tak sayang kepada kita. Sebaliknya, mungkin yang Maha Pengasih itu ingin kita merasakan manisnya perjuangan. Dan, momentum itu kualami saat berada di ruangan yang mungkin tak begitu besar jika disebut Masjid bagi orang Indonesia. Di kota kecil, di bagian Australia Barat ini, aku tak membayangkan sujud dan momentum kembali mengingat masa perjuangkanku hingga sampai ke negeri yang banyak orang menyebutnya, negeri Kangguru. Disini, di Masjid Quba kota Kalgoorlie, kota kecil penghasil gold and iron di Australia, aku kembali teringat akan pelik dan pilunya untuk melanjutkan studi kembali. Seketika isi kepalaku teringat, bagaimana aku yang bodoh dulu dalam bahasa inggris, den...

Habis Lulus, Kerja Dimana?

Gambar
Siang ini kembali ditanya untuk kesekian kali, "Habis lulus, kerja dimana?" Di forum yang informal, jadi ceritanya mining managers dan representatives dari AngloAshanti Gold dari dua site operations, Tropicana dan Sunrise Dam operations ini ada ke kampus. Bahkan sampai Sabina, Director WA School of Mines (WASM) juga beliau tanya, padahal baru minggu kemarin ketemu pas acara BBQ juga nanya.  Beginilah kiranya pertanyaan yang dihadapi mahasiswa disini. Mungkin ini agak aneh bagi orang mahasiswa Indonesia seperti saya dulu awalnya. Jikalau ini kembali saat saya mahasiswa Sarjana, paling hanya akan menggerutu, "Skripsi aja belum beres, sudah ditanya lulus mau kerja dimana?" Sama seperti orang yang belum menikah, dapat pertanyaan, mau punya anak berapa?  Tapi semua itu make sense di kampus ini, entah memang di Australia pada umumnya atau hanya di tempat saya mengenyam postgraduate  program. Lulusan di WASM (Mining atau Metalurgy Engineering) hampir 100% mendapat pekerjaa...

Douglas Lake Kalgoorlie: A Warm Welcome From Christian Community

Gambar
Tepat kemarin 04 Juli 2020, dapat invitation dari seorang sahabat yang kutemui pertama kali saat menginjakan kaki pertama kali juga di kota kecil ini, Kalgoorlie. Bandara Kalgoorlie yang lebih kecil dari stasiun Lempuyangan Jogja ini, ternyata menjadi awal petualangan saya selama di Kalgoorlie. Saya bertemu Ramon, sahabat saya, yang saya kira awalnya orang Indonesia ini ternyata orang Filipina. Sudah bekerja di Kalgoorlie selama 12 tahun sebagai seorang geologis di salah satu perusahaan tambang disini.  Setelah tahu saya berasal dari Indonesia, dia sangat senang. Mengingat anaknya pernah kerja sebagai seorang volunteer di beberapa kota di Indonesia. Ia bahkan bilang, anaknya sangat cinta Indonesia dan bahkan bisa berbahasa Indonesia. Dari sana saya menyimpan kontaknya, dan saat libur semester ini ia mengundang untuk Barbeque Party di Douglas Lake dan ada api unggunya katanya. Meski Kalgoorlie kota kecil, tapi saya baru dengar ada Douglas Lake. Saat itu agak galau, karena sebelumny...

Delapan Kali Gagal Beasiswa, Alhamdulillah LPDP - Santri Kesembilan

Gambar
Bismillahirrahmanirrahim Di Subuh yang dingin di kota Jogja ini, melihat Whatsapp story teman yang bertuliskan “Call upon me, I will respond to you..” Sebuah ayat Al-quran yang memiliki makna, “Berdoalah maka akan aku kabulkan”. Hal ini menyeret saya pada kenangan masa itu, ciyee masa itu. Masa dimana berjuang untuk studi di luar negeri dimulai dari 2015 setelah saya lulus S1, bagi saya yang receh dan di bawah standar itu perlu perjuangan.  Kala itu mendaftar Australia Award Scholarship 3x, Chevening Scholarship 3x, Inpex Scholarship 1x dan terakhir DAAD 1x selalu gagal di seleksi administrasi. Dipanggil untuk interview pun belum pernah gaes, haha. Memang sadar banget, karena masih belajar juga dalam writing, essay beasiswa dalam bahasa Inggris kemarin kayaknya memang gak banget. Tapi dari sana saya terus memperbaiki essay tiap tahunnya, bahkan mengerjakannya jauh-jauh hari sebenarnya. Seperti yang banyak orang bilang, kalau belum jodoh mau diusahakan gimana pun memang belum r...

Curhat Orang yang Gagal Beasiswa

Gambar
Sebenarnya tulisan ini agak bikin malu, isinya juga bukan sesuatu yang membanggakan, dan memang bukan tujuan membanggakan diri.  Akhir bulan untuk awal tahun 2019 ini akhirnya menemukan beberapa titik, dimana titik itu menghentikan sementara kalimat-kalimat cerita berikutnya. Saya bilang sementara, karena saya tak akan menghentikan untuk semua cerita yang bahkan saya mulai. Ya, sore tadi email masuk dari salah satu beasiswa yang saya lamar sekitar November 2018 kemarin. Notifikasi yang sudah sering saya dapat untuk tiga tahun terakhir.  “Maaf, kami belum menerima anda untuk mendapatkan beasiswa ini” Genap, delapan kali belum lolos beasiswa selama 3 tahun belakangan . Ndak mau pakai kata "GAGAL" karena kosakata ini dipakai untuk yang berhenti sampai disitu. Bahkan untuk tembus lolos seleksi administrasi beasiswa ke luar negeri, belum sempat sampai tahap interview.   Email penolakan tadi menambah sejumlah kebelum berhasilan yang tertunda. Haha. Jadi, yang tadi...

Cerita Dodol: Lika-Liku IELTS

Gambar
Warning buat sebelumnya yang akan ambil tes IELTS tulisan ini bukan tentang memotivasi atau cara jitu atau ampuh bahkan bukan cara   cepat menaklukan IELTS. Karena setiap baca artikel atau tulisan baik di blog maupun di buku tentang IELTS yang gembar-gembor cara cepat belajar dalam hal apapun, saya ga pernah sepenuhnya percaya. Jelas tiap orang punya kemampuan belajar dan metode yang pas buat belajar. Dan tulisan ini sebagai bukan menceritakan berhasilnya ane dapat skor bagus dalam IELTS test, karena ane cuman dapat skor overall 6 wkwk. Jujur ini buat ngingetin aja, buat yang akan ambil tes dan masih ragu ambil atau engga mungkin cerita kedodolan ane bisa jadi contoh untuk yang tidak ditiru :)   Oke epribadeh, awalnya ane belajar IELTS itu pas awal tahun 2017, hal ini dikarenakan sistem seleksi beasiswa LPDP yang tahun itu mensyaratkan nilai IELTS dengan skor 6,5 untuk yang mau studi di luar negeri. Awalnya agak gondok sih, wkwk. Soalnya ane udah terlanjur nyi...